Modul 1 Praktikum Up Uc




Modul I

GENERAL INPUT DAN OUTPUT 

1. Pendahuluan[Kembali]

  1. Asistensi dilakukan 1x 
  2. Praktikum dilakukan 1x


2. Tujuan[Kembali]

  1. Memahami cara penggunaan input dan output digital pada mikrokontroler 
  2. Menggunakan komponen input dan output sederhana dengan Raspberry Pi Pico 
  3. Menggunakan komponen Input dan Output sederhana dengan STM32F103C8 

3. Alat dan Bahan[Kembali]

  1. Raspberry Pi Pico 
  2. STM32F103C8 
  3. LED 
  4. Push Button 
  5. LED RGB 
  6. Touch Sensor 
  7. PIR Sensor 
  8. Sensor Infrared 
  9. Buzzer 
  10. Breadboard 
  11. Resistor

4. Dasar Teori[Kembali]

    

1.4.1  General Input Output

Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori untuk diproses lebih lanjut oleh mikroprosesor. Sebuah perangkat input adalah komponen piranti keras yang memungkinkan user atau pengguna memasukkan data ke dalam mikroprosesor. Output adalah data hasil yang telah diproses. Perangkat output adalah semua komponen piranti keras yang menyampaikan informasi kepada orang-orang yang menggunakannya.

Pada STM32 dan Raspberry Pi Pico pin input/output terdiri dari digital dan analog yang jumlah pin-nya tergantung jenis mikrokontroller yang digunakan. Input digital digunakan untuk mendeteksi perubahan logika biner pada pin tertentu. Adanya input digital memungkinkan mikrokontroler untuk dapat menerjemahkan 0V menjadi logika LOW dan 5V menjadi logika HIGH. Membaca sinyal digital pada mikrokontroller dapat menggunakan sintaks digitalRead(pin);

Output digital terdiri dari dua buah logika, yaitu kondisi logika HIGH dan kondisi logika LOW. Untuk menghasilkan output kita dapat menggunakan sintaks digitalWrite(pin,nilai); yang sebelumnya pin sudah diset ke mode OUTPUT, lalu parameter kedua adalah set nilai HIGH atau LOW. Apabila pin diset dengan nilai HIGH, maka voltase pin tersebut akan diset ke 5V atau 3.3V dan bila pin diset ke LOW, maka voltase pin tersebut akan diset ke 0V.


1.4.2  Raspberry Pi Pico

Raspberry Pi Pico adalah papan rangkaian elektronik yang di dalamnya terdapat komponen utama chip mikrokontroler RP2040, yang dirancang dan diproduksi oleh Raspberry Pi Foundatio. Tidak seperti komputer mini raspberry Pi lainnya yang menjalankan sistem operasi seperti Linux, Pico dirancang untuk tugas-tugas yang lebih sederhana dan langsung (embedded system), seperti membaca sensor, mengontrol perangkat, atau melakukan pengolahan data pada tingkat hardware.

Adapun spesifikasi dari Raspberry Pi Pico adalah sebagai berikut:

Microcontroller                                           RP2040

Operating Voltage                                       3.3 V

Input Voltage (recommended)                    5 V via USB

Input Voltage (limit)                                   1.8–5.5 V

Digital I/O Pins                                          26 GPIO pins

PWM Digital I/O Pins                               16

Analog Input Pins                                       3

DC Current per I/O Pin                              16 mA

DC Current for 3.3V Pin                             300 mA

Flash Memory                                            2 MB on-board QSPI Flash

SRAM                                                        264 KB

Clock Speed                                               Hingga 133 MHz

 

1.4.3  STM32103C8

                                         STM32F103C8 adalah mikrokontroler berbasis ARM Cortex-M3 yang

dikembangkan oleh STMicroelectronics. Mikrokontroler ini sering digunakan dalam pengembangan sistem tertanam karena kinerjanya yang baik, konsumsi daya yang rendah, dan kompatibilitas dengan berbagai protokol komunikasi. Pada praktikum ini, kita menggunakan STM32F103C8 yang dapat diprogram menggunakan berbagai metode, termasuk komunikasi serial (USART), SWD (Serial Wire Debug), atau JTAG untuk berhubungan dengan komputer maupun perangkat lain. Adapun spesifikasi dari STM32F4 yang digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai berikut:

Microcontroller                                           ARM Cortex-M3

Operating Voltage                                       3.3 V

Input Voltage (recommended)                    5 V

Input Voltage (limit)                                   2 – 3.6 V

Digital I/O Pins                                          32

PWM Digital I/O Pins                                15

Analog Input Pins                                       10 (dengan resolusi 12-bit ADC)

DC Current per I/O Pin                              25 mA

DC Current for 3.3V Pin                             150 mA

Flash Memory                                            64 KB 

SRAM                                                        20 KB

EEPROM                                                   Emulasi dalam Flash

Clock Speed                                               72 MHz

 

A. BAGIAN-BAGIAN PENDUKUNG

1) Raspberry Pi Pico

1.     RAM (Random Access Memory)

Raspberry Pi Pico dilengkapi dengan 264KB SRAM on-chip. Kapasitas RAM yang lebih besar ini memungkinkan Pico menjalankan aplikasi yang lebih kompleks dan menyimpan data lebih banyak.

 

2.     Memori Flash Eksternal

Raspberry Pi Pico tidak memiliki ROM tradisional. Sebagai gantinya, ia menggunakan memori flash eksternal. Kapasitas memori flash ini dapat bervariasi, umumnya antara 2MB hingga 16MB, tergantung pada konfigurasi. Memori flash ini digunakan untuk menyimpan firmware dan program pengguna. Penggunaan memori flash eksternal pada Pico memberikan fleksibilitas lebih besar dalam hal kapasitas penyimpanan program.

 

3.     Crystal Oscillator

Raspberry Pi Pico menggunakan crystal oscillator untuk menghasilkan sinyal clock yang stabil. Sinyal clock ini penting untuk mengatur kecepatan operasi mikrokontroler dan komponen lainnya.

 

4.     Regulator Tegangan

Untuk memastikan pasokan tegangan yang stabil ke mikrokontroler.

 

5.     Pin GPIO (General Purpose Input/Output):

Untuk menghubungkan Pico ke berbagai perangkat eksternal seperti sensor, motor, dan LED.

 

2) STM32

1.            RAM (Random Access Memory)

STM32F103C8 dilengkapi dengan 20KB SRAM on-chip. Kapasitas RAM ini memungkinkan mikrokontroler menjalankan berbagai aplikasi serta menyimpan data sementara selama eksekusi program.

 

2.            Memori Flash Internal

STM32F103C8 memiliki memori flash internal sebesar 64KB atau 128KB, yang digunakan untuk menyimpan firmware dan program pengguna. Memori ini memungkinkan penyimpanan kode program secara permanen tanpa memerlukan media penyimpanan eksternal.

 

 

3.            Crystal Oscillator

STM32F103C8 menggunakan crystal oscillator eksternal (biasanya 8MHz) yang bekerja dengan PLL untuk meningkatkan frekuensi clock hingga 72MHz. Sinyal clock yang stabil ini penting untuk mengatur kecepatan operasi mikrokontroler dan komponen lainnya.

 

4.            Regulator Tegangan

STM32F103C8 memiliki sistem pengaturan tegangan internal yang memastikan pasokan daya stabil ke mikrokontroler. Tegangan operasi yang didukung berkisar antara 2.0V hingga 3.6V.

 

5.            Pin GPIO (General Purpose Input/Output)

STM32F103C8 memiliki hingga 37 pin GPIO yang dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat eksternal seperti sensor, motor, LED, serta komunikasi dengan antarmuka seperti UART, SPI, dan I²C.

 

1.5 Prosedur Percobaan

1.    Led & Push Button

  Rangkaian   

 

 

 

  Listing Program   

 

from machine import Pin import time

 

# Daftar GPIO untuk LED dan push button led_pins = [2, 3, 4, 5, 6, 7, 16]  # Output LED

button_pins = [9, 10, 11, 12, 13, 14, 17]  # Input dari push button

 

# Inisialisasi LED sebagai output

leds = [Pin(pin, Pin.OUT) for pin in led_pins]

 

# Inisialisasi push button sebagai input dengan pull-down

buttons = [Pin(pin, Pin.IN, Pin.PULL_DOWN) for pin in button_pins]

 

while True:     for i in range(7):

        if buttons[i].value() == 1:  # Jika push button ditekan             leds[i].on()  # Nyalakan LED         else:

            leds[i].off()  # Matikan LED

    time.sleep(0.05)  # Delay untuk debounce sederhana

 

 

  Flowchart

 

 

 

 

 

 

2.    Led RGB, Touch Sensor, & Sensor Infrared

  Rangkaian   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Listing Program  

 

#include "main.h"

 

void SystemClock_Config(void); static void MX_GPIO_Init(void);

int main(void)

{

 

  HAL_Init();

 

  SystemClock_Config();

 

  MX_GPIO_Init();

  while (1)

  {

                  uint8_t ir_status = HAL_GPIO_ReadPin(GPIOB, IR_Pin);  // Membaca IR sensor

(PB10)               uint8_t touch_status = HAL_GPIO_ReadPin(GPIOB, TOUCH_Pin); // Membaca Touch Sensor (PB6)

 

                // LED Biru menyala jika IR aktif

                HAL_GPIO_WritePin(BLUE_GPIO_Port, BLUE_Pin, ir_status);

 

                // LED Hijau menyala jika Touch aktif

                 HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, GREEN_Pin, touch_status);

 

                // LED Merah menyala jika tidak ada sensor yang aktif

                if (ir_status == GPIO_PIN_RESET && touch_status == GPIO_PIN_RESET) {

       HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin, GPIO_PIN_SET);  // Nyalakan LED RED

                } else {

       HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin, GPIO_PIN_RESET); // Matikan LED RED

                }

 

 

                                                                                              HAL_Delay(10); // Delay kecil untuk stabilisasi pembacaan sensor

  }

 

}

 

void SystemClock_Config(void)

{

  RCC_OscInitTypeDef RCC_OscInitStruct = {0};

  RCC_ClkInitTypeDef RCC_ClkInitStruct = {0};

 

  RCC_OscInitStruct.OscillatorType = RCC_OSCILLATORTYPE_HSI;

  RCC_OscInitStruct.HSIState = RCC_HSI_ON;

  RCC_OscInitStruct.HSICalibrationValue = RCC_HSICALIBRATION_DEFAULT;   RCC_OscInitStruct.PLL.PLLState = RCC_PLL_NONE;   if (HAL_RCC_OscConfig(&RCC_OscInitStruct) != HAL_OK)

  {

    Error_Handler();

  }

 

  RCC_ClkInitStruct.ClockType =

RCC_CLOCKTYPE_HCLK|RCC_CLOCKTYPE_SYSCLK

                              |RCC_CLOCKTYPE_PCLK1|RCC_CLOCKTYPE_PCLK2;

  RCC_ClkInitStruct.SYSCLKSource = RCC_SYSCLKSOURCE_HSI;

  RCC_ClkInitStruct.AHBCLKDivider = RCC_SYSCLK_DIV1;

  RCC_ClkInitStruct.APB1CLKDivider = RCC_HCLK_DIV1;   RCC_ClkInitStruct.APB2CLKDivider = RCC_HCLK_DIV1;

 

  if (HAL_RCC_ClockConfig(&RCC_ClkInitStruct, FLASH_LATENCY_0) != HAL_OK)

  {

    Error_Handler();

  }

}

 

static void MX_GPIO_Init(void)

{

 

  GPIO_InitTypeDef GPIO_InitStruct = {0};

  

  __HAL_RCC_GPIOD_CLK_ENABLE();

  __HAL_RCC_GPIOA_CLK_ENABLE();

  __HAL_RCC_GPIOB_CLK_ENABLE();

 

  /*Configure GPIO pin Output Level */

  HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin|GREEN_Pin, GPIO_PIN_RESET);

 

  /*Configure GPIO pin Output Level */

  HAL_GPIO_WritePin(BLUE_GPIO_Port, BLUE_Pin, GPIO_PIN_RESET);

 

  /*Configure GPIO pins : RED_Pin GREEN_Pin */

  GPIO_InitStruct.Pin = RED_Pin|GREEN_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_OUTPUT_PP;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  GPIO_InitStruct.Speed = GPIO_SPEED_FREQ_LOW;

  HAL_GPIO_Init(GPIOA, &GPIO_InitStruct);

 

  /*Configure GPIO pin : BLUE_Pin */

  GPIO_InitStruct.Pin = BLUE_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_OUTPUT_PP;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  GPIO_InitStruct.Speed = GPIO_SPEED_FREQ_LOW;

  HAL_GPIO_Init(BLUE_GPIO_Port, &GPIO_InitStruct);

 

  /*Configure GPIO pins : IR_Pin TOUCH_Pin */

  GPIO_InitStruct.Pin = IR_Pin|TOUCH_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_INPUT;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  HAL_GPIO_Init(GPIOB, &GPIO_InitStruct);

}

 

void Error_Handler(void)

{

  __disable_irq();   while (1)

  {

  }

}

 

#ifdef  USE_FULL_ASSERT

void assert_failed(uint8_t *file, uint32_t line) {

}

#endif /* USE_FULL_ASSERT */

 

 

  Flowchart

 

 

 

 

3.    Led & PIR

  Rangkaian  

 

 

  Listing Program

 

from machine import Pin import time

 

# Konfigurasi sensor PIR sebagai input pir = Pin(27, Pin.IN)

 

# Konfigurasi LED sebagai output led_merah = Pin(15, Pin.OUT)   # LED merah menyala saat ada gerakan led_kuning = Pin(14, Pin.OUT)  # LED kuning menyala saat tidak ada gerakan

 

print("Menunggu gerakan...")

 

while True:     if pir.value():  # Jika sensor PIR mendeteksi gerakan

        led.value(0)  # Matikan LED print("Gerakan terdeteksi!")         led_merah.value(1)  # Nyalakan LED merah         led_kuning.value(0)  # Matikan LED kuning     else:

        led_merah.value(0)  # Matikan LED merah         led_kuning.value(1)  # Nyalakan LED kuning

 

    time.sleep(0.1)  # Delay untuk menghindari pembacaan cepat

  Flowchart

 

                        

 

 

 

 

 

 

 

 

4.    Led RGB, PIR, & Touch Sensor

  Rangkaian   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Listing Program   

 

#include "main.h"

 

void SystemClock_Config(void);

static void MX_GPIO_Init(void);

 

int main(void)

{

  HAL_Init();

  SystemClock_Config();

  MX_GPIO_Init();

 

  while (1)

  {

      uint8_t pir_status = HAL_GPIO_ReadPin(GPIOB, PIR_Pin);       uint8_t touch_status = HAL_GPIO_ReadPin(GPIOB, TOUCH_Pin);

 

      HAL_GPIO_WritePin(BLUE_GPIO_Port, BLUE_Pin, pir_status);

 

      if (touch_status == GPIO_PIN_SET) {

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin, GPIO_PIN_RESET);

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, GREEN_Pin, GPIO_PIN_SET);           HAL_Delay(3000);

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, GREEN_Pin, GPIO_PIN_RESET);

          HAL_Delay(3000);

      } else {

          if (pir_status == GPIO_PIN_RESET && touch_status == GPIO_PIN_RESET) {               HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin, GPIO_PIN_SET);

          } else {

              HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin, GPIO_PIN_RESET);

          }

      }

  }

}

 

 

void SystemClock_Config(void)

{

  RCC_OscInitTypeDef RCC_OscInitStruct = {0};

  RCC_ClkInitTypeDef RCC_ClkInitStruct = {0};

 

  RCC_OscInitStruct.OscillatorType = RCC_OSCILLATORTYPE_HSI;

  RCC_OscInitStruct.HSIState = RCC_HSI_ON;

  RCC_OscInitStruct.HSICalibrationValue = RCC_HSICALIBRATION_DEFAULT;   RCC_OscInitStruct.PLL.PLLState = RCC_PLL_NONE;   if (HAL_RCC_OscConfig(&RCC_OscInitStruct) != HAL_OK)

  {

    Error_Handler();

  }

 

  RCC_ClkInitStruct.ClockType =

RCC_CLOCKTYPE_HCLK|RCC_CLOCKTYPE_SYSCLK

                              |RCC_CLOCKTYPE_PCLK1|RCC_CLOCKTYPE_PCLK2;

  RCC_ClkInitStruct.SYSCLKSource = RCC_SYSCLKSOURCE_HSI;

  RCC_ClkInitStruct.AHBCLKDivider = RCC_SYSCLK_DIV1;

  RCC_ClkInitStruct.APB1CLKDivider = RCC_HCLK_DIV1;   RCC_ClkInitStruct.APB2CLKDivider = RCC_HCLK_DIV1;

 

  if (HAL_RCC_ClockConfig(&RCC_ClkInitStruct, FLASH_LATENCY_0) != HAL_OK)

  {

    Error_Handler();

  }

}

 

static void MX_GPIO_Init(void)

{

  GPIO_InitTypeDef GPIO_InitStruct = {0};

 

  __HAL_RCC_GPIOD_CLK_ENABLE();

  __HAL_RCC_GPIOA_CLK_ENABLE();

  __HAL_RCC_GPIOB_CLK_ENABLE();

 

  HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin|GREEN_Pin, GPIO_PIN_RESET);

  HAL_GPIO_WritePin(BLUE_GPIO_Port, BLUE_Pin, GPIO_PIN_RESET);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = RED_Pin|GREEN_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_OUTPUT_PP;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  GPIO_InitStruct.Speed = GPIO_SPEED_FREQ_LOW;

  HAL_GPIO_Init(GPIOA, &GPIO_InitStruct);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = BLUE_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_OUTPUT_PP;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  GPIO_InitStruct.Speed = GPIO_SPEED_FREQ_LOW;

  HAL_GPIO_Init(BLUE_GPIO_Port, &GPIO_InitStruct);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = PIR_Pin|TOUCH_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_INPUT;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  HAL_GPIO_Init(GPIOB, &GPIO_InitStruct);

}

 

void Error_Handler(void)

{

  __disable_irq();   while (1)

  {

  }

}

 

 

 

 

 

 

 

 

  Flowchart

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.    Buzzer & Push Button

  Rangkaian   

 

  Listing Program   

 

from machine import Pin import utime

 

# Konfigurasi pin

BUZZER = Pin(12, Pin.OUT)

Button1= Pin(10, Pin.IN, Pin.PULL_UP)

Button2= Pin(7, Pin.IN, Pin.PULL_UP)

 

lastButton1State = True lastButton2State = True

 

 

def buzz(duration):

    BUZZER.value(1)  # Nyalakan buzzer

 

    utime.sleep_ms(duration)

    BUZZER.value(0)  # Matikan buzzer

 

while True:

    Button1State = Button1.value()

    Button2State = Button2.value()

    

    if Button1State == 0 and lastButton1State == 1:         print("Tombol 1 Ditekan")         buzz(100)

    lastButton1State = Button1State

    

    if Button2State == 0 and lastButton2State == 1:         print("Tombol 2 Ditekan")         buzz(100)

    lastButton2State = Button2State

 

    utime.sleep_ms(1)  # Debounce sederhana

  Flowchart

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.            Buzzer, LED RGB, Push Button, dan Sensor Infrared

  Rangkaian   

 

  Listing Program   

 

#include "main.h"

 

void SystemClock_Config(void);

static void MX_GPIO_Init(void);

 

int main(void)

{

  HAL_Init();

  SystemClock_Config();

  MX_GPIO_Init();

 

  while (1)

  {

 

      uint8_t button_status = HAL_GPIO_ReadPin(GPIOB, BUTTON_Pin);       uint8_t ir_status = HAL_GPIO_ReadPin(GPIOB, IR_Pin);

 

      HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, GREEN_Pin | RED_Pin | BUZZER_Pin, GPIO_PIN_RESET);

 

      if (button_status == GPIO_PIN_SET)

      {

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin, GPIO_PIN_SET);

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, BUZZER_Pin, GPIO_PIN_SET);

      }

 

      if (ir_status == GPIO_PIN_SET)

      {

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, GREEN_Pin, GPIO_PIN_SET);

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, BUZZER_Pin, GPIO_PIN_SET);

      }

 

      HAL_Delay(100);

  }

}

 

void SystemClock_Config(void)

{

  RCC_OscInitTypeDef RCC_OscInitStruct = {0};

  RCC_ClkInitTypeDef RCC_ClkInitStruct = {0};

 

  RCC_OscInitStruct.OscillatorType = RCC_OSCILLATORTYPE_HSI;

  RCC_OscInitStruct.HSIState = RCC_HSI_ON;

  RCC_OscInitStruct.HSICalibrationValue = RCC_HSICALIBRATION_DEFAULT;   RCC_OscInitStruct.PLL.PLLState = RCC_PLL_NONE;   if (HAL_RCC_OscConfig(&RCC_OscInitStruct) != HAL_OK)

  {

    Error_Handler();

  }

 

  RCC_ClkInitStruct.ClockType = RCC_CLOCKTYPE_HCLK|RCC_CLOCKTYPE_SYSCLK

                              |RCC_CLOCKTYPE_PCLK1|RCC_CLOCKTYPE_PCLK2;

  RCC_ClkInitStruct.SYSCLKSource = RCC_SYSCLKSOURCE_HSI;

  RCC_ClkInitStruct.AHBCLKDivider = RCC_SYSCLK_DIV1;

  RCC_ClkInitStruct.APB1CLKDivider = RCC_HCLK_DIV1;

  RCC_ClkInitStruct.APB2CLKDivider = RCC_HCLK_DIV1;

 

 

  if (HAL_RCC_ClockConfig(&RCC_ClkInitStruct, FLASH_LATENCY_0) != HAL_OK)

  {

    Error_Handler();

  }

}

 

static void MX_GPIO_Init(void)

{

  GPIO_InitTypeDef GPIO_InitStruct = {0};

 

  __HAL_RCC_GPIOD_CLK_ENABLE();

  __HAL_RCC_GPIOA_CLK_ENABLE();

  __HAL_RCC_GPIOB_CLK_ENABLE();

 

  HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin|GREEN_Pin|BUZZER_Pin, GPIO_PIN_RESET);   HAL_GPIO_WritePin(BLUE_GPIO_Port, BLUE_Pin, GPIO_PIN_RESET);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = RED_Pin|GREEN_Pin|BUZZER_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_OUTPUT_PP;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  GPIO_InitStruct.Speed = GPIO_SPEED_FREQ_LOW;

  HAL_GPIO_Init(GPIOA, &GPIO_InitStruct);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = BLUE_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_OUTPUT_PP;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  GPIO_InitStruct.Speed = GPIO_SPEED_FREQ_LOW;

  HAL_GPIO_Init(BLUE_GPIO_Port, &GPIO_InitStruct);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = BUTTON_Pin|IR_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_INPUT;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  HAL_GPIO_Init(GPIOB, &GPIO_InitStruct);

}

 

void Error_Handler(void)

{

  __disable_irq();   while (1)

  {

  }

}

 

#ifdef  USE_FULL_ASSERT

void assert_failed(uint8_t *file, uint32_t line)

{

}

#endif

 

 Flowchart

 

 

7.            Led RGB, Buzzer, & Push Button

  Rangkaian   

 

  Listing Program   

 

from machine import Pin import utime

 

# Konfigurasi pin

LED_RED = Pin(5, Pin.OUT)

LED_GREEN = Pin(6, Pin.OUT)

LED_BLUE = Pin(11, Pin.OUT)

BUZZER = Pin(12, Pin.OUT)

BTN_RED = Pin(10, Pin.IN, Pin.PULL_UP)

BTN_GREEN = Pin(7, Pin.IN, Pin.PULL_UP)

BTN_BLUE = Pin(8, Pin.IN, Pin.PULL_UP)

 

# Variabel status LED (awalannya mati) redState = False

 

greenState = False

blueState = False

 

lastRedBtnState = True lastGreenBtnState = True

lastBlueBtnState = True

 

def updateLEDs():

    LED_RED.value(redState)  # Common Katode

    LED_GREEN.value(greenState)

    LED_BLUE.value(blueState)

 

def buzz(duration):

    BUZZER.value(1)  # Nyalakan buzzer     utime.sleep_ms(duration)

    BUZZER.value(0)  # Matikan buzzer

 

while True:     redBtnState = BTN_RED.value()     greenBtnState = BTN_GREEN.value()     blueBtnState = BTN_BLUE.value()

    

    if redBtnState == 0 and lastRedBtnState == 1:

        redState = not redState         print("Tombol Merah Ditekan")         buzz(100)

    lastRedBtnState = redBtnState

    

    if greenBtnState == 0 and lastGreenBtnState == 1:         greenState = not greenState         print("Tombol Hijau Ditekan")         buzz(100)

    lastGreenBtnState = greenBtnState

    

    if blueBtnState == 0 and lastBlueBtnState == 1:

        blueState = not blueState         print("Tombol Biru Ditekan")         buzz(100)

    lastBlueBtnState = blueBtnState

    

    updateLEDs()

    utime.sleep_ms(50)  # Debounce sederhana

 

  Flowchart

 

 

 

 

8.            Led RGB, Buzzer, Touch Sensor, & PIR

  Rangkaian   

 

 

 

  Listing Program   

 

#include "main.h"

 

void SystemClock_Config(void);

static void MX_GPIO_Init(void);

 

int main(void)

{

  HAL_Init();

  SystemClock_Config();

  MX_GPIO_Init();

 

  while (1)

  {

      uint8_t pir_status = HAL_GPIO_ReadPin(GPIOB, PIR_Pin);       uint8_t touch_status = HAL_GPIO_ReadPin(GPIOB, TOUCH_Pin);

 

      HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, GREEN_Pin | RED_Pin | BUZZER_Pin, GPIO_PIN_RESET);

 

      if (pir_status == GPIO_PIN_SET)

      {

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin, GPIO_PIN_SET);

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, BUZZER_Pin, GPIO_PIN_SET);

      }

 

      if (touch_status == GPIO_PIN_SET)

      {

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, GREEN_Pin, GPIO_PIN_SET);

          HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, BUZZER_Pin, GPIO_PIN_SET);

      }

 

      HAL_Delay(100);

  }

}

 

 

void SystemClock_Config(void)

{

  RCC_OscInitTypeDef RCC_OscInitStruct = {0};

  RCC_ClkInitTypeDef RCC_ClkInitStruct = {0};

 

  RCC_OscInitStruct.OscillatorType = RCC_OSCILLATORTYPE_HSI;

  RCC_OscInitStruct.HSIState = RCC_HSI_ON;

  RCC_OscInitStruct.HSICalibrationValue = RCC_HSICALIBRATION_DEFAULT;   RCC_OscInitStruct.PLL.PLLState = RCC_PLL_NONE;   if (HAL_RCC_OscConfig(&RCC_OscInitStruct) != HAL_OK)

  {

    Error_Handler();

  }

 

  RCC_ClkInitStruct.ClockType =

RCC_CLOCKTYPE_HCLK|RCC_CLOCKTYPE_SYSCLK

                              |RCC_CLOCKTYPE_PCLK1|RCC_CLOCKTYPE_PCLK2;

  RCC_ClkInitStruct.SYSCLKSource = RCC_SYSCLKSOURCE_HSI;

  RCC_ClkInitStruct.AHBCLKDivider = RCC_SYSCLK_DIV1;

  RCC_ClkInitStruct.APB1CLKDivider = RCC_HCLK_DIV1;   RCC_ClkInitStruct.APB2CLKDivider = RCC_HCLK_DIV1;

 

  if (HAL_RCC_ClockConfig(&RCC_ClkInitStruct, FLASH_LATENCY_0) != HAL_OK)

  {

    Error_Handler();

  }

}

 

static void MX_GPIO_Init(void)

{

  GPIO_InitTypeDef GPIO_InitStruct = {0};

 

  __HAL_RCC_GPIOD_CLK_ENABLE();

  __HAL_RCC_GPIOA_CLK_ENABLE();

 

  __HAL_RCC_GPIOB_CLK_ENABLE();

 

  HAL_GPIO_WritePin(GPIOA, RED_Pin|GREEN_Pin|BUZZER_Pin, GPIO_PIN_RESET);

  HAL_GPIO_WritePin(BLUE_GPIO_Port, BLUE_Pin, GPIO_PIN_RESET);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = RED_Pin|GREEN_Pin|BUZZER_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_OUTPUT_PP;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  GPIO_InitStruct.Speed = GPIO_SPEED_FREQ_LOW;

  HAL_GPIO_Init(GPIOA, &GPIO_InitStruct);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = BLUE_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_OUTPUT_PP;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  GPIO_InitStruct.Speed = GPIO_SPEED_FREQ_LOW;

  HAL_GPIO_Init(BLUE_GPIO_Port, &GPIO_InitStruct);

 

  GPIO_InitStruct.Pin = PIR_Pin|TOUCH_Pin;

  GPIO_InitStruct.Mode = GPIO_MODE_INPUT;

  GPIO_InitStruct.Pull = GPIO_NOPULL;

  HAL_GPIO_Init(GPIOB, &GPIO_InitStruct);

}

 

void Error_Handler(void)

{

  __disable_irq();   while (1)

  {

  }

}

 

#ifdef  USE_FULL_ASSERT

void assert_failed(uint8_t *file, uint32_t line) {

}

#endif

 

 

  Flowchart

 

Komentar

Popular Posts